Kamis, 02 Juli 2009

Wind of Time - 17

Seusai upacara, Reta dan Mona mengobrol di depan ruang BP.
Mona menceritakan masalahnya.

“Oh, jadi begitu……”,
“Iya…. Gue ga bisa kayak gini terus…”, pandangan Mona menerawang jauh.
”Gue ga sayang sama dia. Sebenernya gue uda suka sama satu orang..”

Reta berpikir sesaat, lalu berkata, “Kalau gitu putusin aja dia. Tidak baik membohongi perasaan. Mungkin memang ngga adil buat dia, tapi ini satu – satunya cara yang terbaik. Buat kamu dan juga buat dia.”

Ferika tiba – tiba datang dan menarik Mona, “Mona siniiiiiiii..”
“Sory, Ret, gue kesana dulu ya..”

Kini Reta sendirian , duduk didepan ruang BP. Tiba – tiba muncul seseorang disebelah kirinya.
“Hai, apa kabar?”

Reta Reta berpaling ke kiri, lalu tersenyum. “Baik. Kamu?”
“Baik juga…”, Zaki tersenyum, “Kamu ga ikut lomba?”
“Ngga. Males…”
“Yaudah, mau nemenin aku ngobrol bentar?”
Reta mengangguk perlahan bertanda setuju. Mereka berdua tampak mengobrol seru dan tertawa – tawa.

Seseorang di lapangan menatap mereka sambil menahan bola di kakinya.
Ia kembali menggiring bola, berkumpul dengan teman – temannya.

Sella memanggil Reta dan saat Reta menoleh, Zaki menghilang secara misterius.
“Kemana lagi sih dia…”, gumam Reta.

Pk. 08.58, disekolah Reta.

Pertandingan futsal antara kelas 2B dan 3B.
Rifko menguasai lapangan. Ia merebut bola lalu menggiringnya mendekati gawang.
Komentator bercuap – cuap di depan mikrofon. Suaranya terdengar hingga seluruh seantero sekolah.

“Yaaak, Rifko berhasil merebut bola dari Zainal, ia semakin mendekati gawang 3B.”

Reta yang sedang mengobrol dengan Sella mendengar kata – kata komentator. Karena penasaran ia pun mendekati lapangan. Rifko tampak menggiring bola dengan lihai.

“Detik – detik terakhir, Waktunya tinggal… Sepuluh… Sembilan…”

Rifko semakin mendekati gawang, Ia berhasil melewati lawan - lawannya……..

“Delapan…. Tujuh… Enam…… Lima…. Empat…..”

Rifko menendang bolanya…
Teman – teman sekelas Rifko yang duduk di pinggir lapangan beranjak dari duduknya ……………


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar